Rabies adalah penyakit infeksi mematikan yang menyerang sistem saraf pusat manusia dan hewan. Penyakit ini disebabkan oleh virus rabies yang ditularkan melalui air liur hewan yang terinfeksi, biasanya lewat gigitan, cakaran, atau jilatan pada kulit yang terluka.
Tanda & Gejala Rabies pada Hewan
🔴 Hewan Jadi Buas / Ganas
- •Mengalami perubahan tingkah laku.
- •Takut terhadap air dan cahaya.
- •Menggigit apa saja yang ada di sekitarnya.
- •Mengeluarkan air liur berlebih.
🔵 Hewan Jadi Pendiam / Lumpuh
- •Cenderung bersembunyi di tempat yang gelap.
- •Mengalami kelumpuhan pada tubuhnya.
- •Akan mati dalam waktu yang singkat.
Langkah Pertolongan Pertama (Jika Tergigit)
Segera cuci luka dengan sabun di bawah air mengalir selama minimal 15 menit.
Berikan cairan antiseptik (seperti povidone iodine atau alkohol) setelah luka dicuci bersih.
Segera datang ke Puskesmas atau fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut.
Segera laporkan kejadian tersebut kepada Petugas di Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) serta Aparat Desa.
Pemberian Vaksin Anti Rabies (VAR) atau Serum Anti Rabies (SAR) akan diberikan kepada pasien sesuai dengan evaluasi medis, derajat luka, dan lokasi gigitan.